Kamis, 19 Januari 2012

Malena (2000) UNCUT DVDRip


Info: http://www.imdb.com/title/tt0213847/
Release Date: 27 October 2000
Genre: Comedy | Drama | Romance
Stars: Monica Bellucci, Giuseppe Sulfaro and Luciano Federico
Quality: DVDRip
Source: [DVDRIP-ITA][Uncut]
Subtitle: Indonesia, English

Asal-usul : 
Perempuan tercantik di desa pesisir itu pada puncak penderitaannya harus menerima siksaan fisik dan dipermalukan di depan orang banyak. Mengapa? Apakah ia telah berdosa kepada orang-orang itu secara sengaja yang mengakibatkan kerugian tak terbayarkan? Ataukah ia telah melakukan perbuatan yang tak dapat diterima oleh lingkungan barunya?

Malena, yang nama lengkapnya Maddalena Scordia ini, mulai dihampiri penderitaan ketika suaminya, Letnan Nino Scordia, harus mengabdi pada negara, meninggalkannya demi tugas militer pada Perang Dunia II. Tinggal di rumah suami dalam lingkungan yang belum dikenal membuatnya benar-benar merasa terasing. Hanya ada satu keluarga yang sama-sama tinggal di desa itu, yaitu ayahnya yang nyaris tuli tapi masih mengajar di sebuah sekolah menengah, dan tinggal di sisi lain dari desa itu, jauh dari kediaman Malena yang berada di bibir pantai laut Mediterania.

Derita dalam kesendirian ini sama sekali tak mengundang simpati dari orang-orang desa. Hanya ada dua sikap jelas tertuju pada Malena: hasrat untuk mengeksploitasi secara seksual, yang diwakili oleh kaum pria; dan kebencian yang lahir dari rasa iri atas kecantikan yang tak berpadan, tentu saja dari pihak perempuan desa.

Sikap buruk itu kian meruncing setiap kali Malena harus melintas di tengah keramaian, di mana kecantikannya terpapar nyata. Sementara ia sendiri tak sedikit pun bermaksud memamerkan kelebihan itu, menggoda kaum pria, ataupun menghina perempuan desa yang kalah cantik darinya. Malena sendiri punya masalah dalam hidup, punya urusan untuk diselesaikan, untuk apa menambahnya dengan semua kerepotan tadi?

Keributan yang kemudian muncul bukan bersumber dari Malena, melainkan masyarakat yang hanya bisa menyangka bahwa Malena berbahagia dalam hari-harinya. Namun siapa yang mau mengerti derita perempuan cantik itu? Malena harus sendirian menanggung kesunyian dan bahkan kelaparan. Ia terseok-seok dalam upaya bangkit dari derita, tanpa ada yang bersedia menjadi tangan ke tiga. Upaya itu gagal. Ia bahkan kian terpuruk, justru disebabkan oleh kelakuan orang-orang yang seharusnya datang menolong.

Dalam penderitaan yang tak bertara, dan diperparah oleh kecamuk perang, kematian ayah akibat bombardir sekutu, serta kabar buruk tentang kematian sang suami –yang ternyata membungahkan hati kaum pria, Malena membuat keputusan radikal. Ia mengamini suara-suara sinis dari perempuan-perempuan desa yang menghujatnya. Ia menceburkan diri dalam kenistaan, toh selama ini ia–yang sebenarnya baik-baik saja–sudah dianggap nista. Ia lalu berkencan dengan tentara Jerman yang masih bercokol di pulau Sisilia itu. Hidupnya mulai membaik, perut laparya sudah terganjal makanan, dan senyum ceria pun terlahir di bibir sensualnya. Semua ini adalah hasil dari usahanya sendiri, tanpa uluran tangan dari siapa pun.

Tetapi kebahagiaan itu tak bertahan lama, karena tangan-tangan perempuan desa sudah gatal untuk mengoyak-koyak tubuh indah Malena. Tepat setelah sekutu berhasil mengusir Jerman dan pendukung Mussolini dari pulau, perempuan tercantik itu dihakimi, bukan karena ia bersalah, tapi semata-mata sebagai objek pelampiasan dari naluri untuk merusak.

***

Menderita karena dieksploitasi atau sekedar ditelantarkan, berusaha bangkit tanpa bantuan, dan akhirnya dihukum setelah sejenak berbahagia adalah drama pahit kehidupan yang kerap terjadi di muka bumi, tak hanya di pulau Sisilia, tapi dalam setiap lingkungan sosial di mana hipokrisi masih dibiarkan bercokol. Sementara terlihat jelas, hipokrisi mencegah manusia untuk datang menolong, namun mendorong mereka untuk datang menghukum. Pasti pada akhirnya akan terlahir ‘penjahat’ tak berdosa, yang tak sedikit pun dihargai segala upaya mandirinya.

Download Link :
Klik Disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar